Buat visi dan misi bersama

Anda harus memulai dengan membangun visi misi bersama. Hal ini penting untuk dilakukan agar ada kesamaan visi dan misi sehingga cita-cita yang ingin diraih juga sama.

Bisa saja nantinya akan ada beberapah hal berbeda seperti dalam menentukan langkah yang tepat agar visi misi tercapai.

Hal ini wajar karena cara boleh beragam namun visi dan misi harus tetap sama sehingga kerjasama bisa berjalan secara terus menerus karena visi misi merupakan hal yang sangat urgent untuk ditentukan di awal.

Caranya; Anda dan partner bisa meluangkan waktu untuk bersama mendiskusikan visi misi. Jangan lupa visi misi tersebut dicatat dan diingat baik-baik agar tidak terjadi salah paham.

Ketika visi misi sudah dibuat dan sudah ditulis, maka dari langkah pertama ini bisa disimpulkan bahwa semua keputusan akan mengarah pada visi dan misi yang sudah dibuat bersama.

Hal ini sangat penting untuk dilakukan siapa saja yang akan menjalin kerja sama dengan pihak lain.

Identifikasi serta manfaatkan kekuatan diri dan mitra

Jika visi misi sudah terbentuk, langkah selanjutnya adalah memetakan atau mengidentifikasi serta memanfaatkan kekuatan diri Anda dan mitra bisnis.

Ada banyak alasan bagi mitra bisnis Anda kenapa kemudian mereka memilih Anda sebagai partner untuk bekerjasama.

Harapan boleh saja mendasari kerjasama ini namun yang terpenting adalah mengetahui kemampuan, keterampilan serta keahlian masing-masing. Jika keahlian masing-masing tidak diabaikan, maka bisa dengan mudah untuk menjalin kerjasama.

Caranya; tunjukkan serta manfaatkan kekuatan baik dari Anda maupun dari mitra untuk membangun motivasi, energy juga untuk meningkatkan peluang kesuksesan.

Idealnya, memang partner akan melengkapi kekurangan Anda dan akan memperkuat kelebihan Anda.

Proses identifikasi ini penting untuk mengetahui sejauh mana diri Anda dan mitra bisa saling melengkapi dengan keahlian masing-masing. Dengan cara ini, maka kerja sama bisa terus berjalan sukses.

Tentukan peran kerja

Langkah selanjutnya adalah memberikan peran kerja sesuai dengan kesepakatan yang didasari pada keahlian masing-masing. Jangan memaksakan tugas atau kerja jika mitra tidak sanggup.

Temukan solusinya jika ada pekerjaan dimana menjadi tanggungjawab mitra namun mitra tidak memiliki keahlian di bidang tersebut.

Pembagian tugas ini harus merata dan dilakukan secara bersama sehingga setiap tugas akan diberikan hanya kepada ahlinya. Dengan cara ini, maka bisnis atau perusahaan akan berjalan semakin kuat.

0 Komentar