Apabila Anda ingin menjalin kerjasama bisnis dengan Mitra Nagari dan memiliki jangka waktu yang lama, beberapa cara berikut ini bisa dijadikan sebagai acuan. Simak ulasan lengkapnya!

1. Mulai dengan Visi dan Misi

Dalam bisnis apapun, penting untuk menentukan visi dan misi usaha sebagai langkah pertama. kalau semua pikiran tidak mengarah ke arah yang sama dengan cara yang sama, masalah pasti akan timbul. Motif untuk masing-masing pasangan bisa berbeda, namun tujuan keseluruhan dan metode tentunya harus sama.

Luangkan waktu untuk mendiskusikan dengan mitra mengenai visi dan misi perusahaan, cara menghadapi masalah yang timbul, terobosan baru yang mampu memberikan energi dan motivasi dalam menjalankan bisnis tersebut agar bisa menjadi lebih ideal.

2. Pastikan Harapan dan Kebutuhan

Setiap keahlian, motivasi, dan kepribadian orang berbeda-beda, maka penting untuk mendiskusikannya sebelum menjalankan komitmen dengan kontrak. Karena kebutuhan dan harapan individu dapat berubah dari waktu ke waktu, setiap perubahan rencana perlu untuk diungkapkan dan ditulis secara rinci juga.

Selalu gali lebih dalam apa yang diharapkan mitra dari Anda dan berusahalah untuk memenuhinya. Selain itu, perlu adanya rencana cadangan sebagai antisipasi ketika hal buruk terjadi baik menyangkut kepentingan pribadi maupun untuk usaha yang dibangun bersama.

3. Mengidentifikasi Keunggulan Mitra

Hendaknya pada saat berdiskusi mengenai kemampuan masing-masing pihak, sebaiknya dilakukan pencatatan agar lebih mudah dilakukan analisis, menetapkan peran masing-masing mitra kemudian dikolaborasikan satu dengan yang lain untuk menunjang kesuksesan dalam berbisnis sehingga akan menambah keawetan dalam usaha bersama.

Tunjukkan dan manfaatkan kekuatan dari masing-masing individu dalam kerjasama usaha akan menambah motivasi, energi dan meningkatkan peluang kesuksesan dalam jangka panjang. Buat catatan kekuatan pribadi Anda dan minta mitra untuk melakukan hal yang sama. Kemudian diskusikan bagaimana untuk menerapkannya dalam bisnis.

4. Lengkapi Kekurangan Mitra

Lakukanlah brainstorming dalam tim. Lihatlah hal-hal yang menjadi masalah bagi Anda. Kemungkinan Anda bisa mendapatkan dukungan dari pihak lain. Jika Anda berpikir tidak mampu mengatasinya, Anda bisa memikirkan atau mendiskusikannya untuk mendapatkan solusi yang tepat.

5. Tetapkan Tujuan Individu dan Perusahaan

Dengan menentukan tujuan masing-masing individu dan tujuan didirikan perusahaan akan sangat menunjang keberlangsungan dan ekspektasi usaha tersebut. Pastikan untuk setiap tujuan yang telah disusun dibuat secara terstruktur.

Selalu lakukan evaluasi dan pembaharuan terhadap tujuan yang telah ditetapkan. Serta berikan masing-masing fungsi dan tugasnya agar mampu bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi kewajibannya. Dengan begitu tidak akan ada simpang siur mengenai apa yang yang harus dilakukan demi sukses membangun bisnis bersama.

Berikan dukungan untuk menentukan tujuan individu yang akan mendukung tujuan perusahaan dalam bidang keahlian mereka masing-masing. Masukkan semua secara tertulis dan pastikan masing-masing berkomitmen pada tujuan masing-masing.

6. Mengatasi Kekecewaan dan Perselisihan

Terkadang sulit untuk mendekati mitra bisnis Anda, terutama jika hubungan bisnis jangka panjang terlanjur memburuk. Anda bisa membuat jadwal untuk secara rutin duduk bersama jelas merupakan ide yang baik.

Sekali dalam seminggu diperlukan dalam beberapa situasi, tapi minimal sebulan sekali buatlah agenda yang memungkinkan semua orang datang. Ini akan sangat baik untuk membicarakan pandangan Anda terhadap bisnis. Ungkapkan jika Anda melihat ada perubahan.

7. Menetukan Peran Kerja

Peran kerja mirip sekali dengan deskripsi pekerjaan yang mempunyai konotasi “bertanggung jawab pada” daftar tugas dan hasil. Ketidakjelasan peran kerja merupakan sumber utama kekecewaan dalam bermitra bisnis.

Kerjasama yang saling mendukung dan melengkapi satu sama lain dapat meminimalisir adanya selisih paham yang bisa menghancurkan hubungan yang telah dibina.

Definisikan dengan jelas tugas yang akan Anda lakukan dan pastikan mitra bisnis Anda melakukan hal yang sama. Dari sini Anda dapat bertanggung jawab pada diri sendiri, satu sama lain, dan pada bisnis. Di mana ada tugas-tugas yang belum terbagi dengan baik, kontrak atau merekrut seorang spesialis. Tujuannya adalah untuk memastikan semua pekerjaan sudah ada yang mengerjakan.

0 Komentar